Aktivis KontraS Disiram Air Keras, Andrie Yunus Sempat Terima Peringatan ‘Daftar Target’


15 Maret 2026 1:52 am
.
3 menit membaca

AXIALNEWS.id | Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS), Andrie Yunus, menjadi korban penyiraman air keras pada Kamis malam, 12 Maret 2026.

Insiden ini menarik perhatian publik setelah muncul fakta bahwa rekan sesama aktivis sempat memberikan peringatan kepada korban sebelum peristiwa kekerasan itu terjadi.

Serangan berlangsung sekitar pukul 23.37 WIB di Jalan Salemba I–Talang, kawasan Senen, Jakarta Pusat, saat korban baru pulang dari aktivitas diskusi.

Sebelum kejadian, Andrie Yunus diketahui baru menyelesaikan rekaman siniar di kantor YLBHI yang membahas isu sensitif mengenai remiliterisasi.

Topik diskusi tersebut juga menyinggung judicial review Undang-Undang TNI yang belakangan memicu perdebatan di kalangan aktivis dan masyarakat sipil.

Dalam perjalanan pulang, Andrie Yunus mengendarai sepeda motor ketika dihampiri dua pria yang berboncengan motor dari arah berlawanan.

Baca Juga 1.000 Warga Maluku Terima Bantuan Kesehatan & Sosial dari TNI/Polri

Pelaku yang duduk di kursi penumpang kemudian menyiramkan cairan kimia berbahaya ke arah tubuh korban sebelum langsung melarikan diri.

Serangan itu membuat Andrie Yunus mengalami luka bakar serius akibat cairan korosif yang mengenai beberapa bagian tubuhnya.

KontraS menyebut hasil pemeriksaan dokter menunjukkan korban mengalami luka bakar sekitar 24 persen akibat reaksi peradangan dari cairan tersebut.

Luka bakar tersebut terutama mengenai area wajah sisi kanan, mata kanan, kedua tangan, serta bagian dada korban.

Di antara seluruh cedera yang dialami, kondisi paling serius terjadi pada mata kanan yang saat ini mendapat penanganan khusus dari dokter bedah mata.

Tim medis menyatakan Andrie Yunus memerlukan perawatan intensif di lingkungan steril untuk memaksimalkan proses pemulihan pasca serangan tersebut.

Baca Juga Pandji Pragiwaksono Diperiksa Bareskrim Buntut Laporan soal Adat Toraja

KontraS juga meminta publik memberikan ruang bagi keluarga korban agar dapat fokus mendampingi proses pengobatan dan pemulihan Andrie.

Sebelum Disiram Air Keras, Andrie Yunus Sudah Diperingatkan. (Foto: Suara.com)

Di tengah perhatian publik, Ketua PBHI Julius Ibrani mengungkap fakta bahwa Andrie sebelumnya sudah mendapat peringatan mengenai ancaman keamanan.

Melalui unggahan media sosial, Julius membagikan percakapan yang memperlihatkan adanya daftar target operasi terhadap sejumlah aktivis.

“Ndrie, nama kita masuk dalam daftar tujuh target operasi khusus, harus sangat hati-hati, saling jaga ya,” tulis Julius Ibrani dalam unggahannya.

Percakapan itu juga memperlihatkan respons Andrie yang tampak terkejut ketika mengetahui informasi tersebut dari rekannya.

“Wah, serius bang? Siapa aja?” balas Andrie Yunus dalam percakapan yang kemudian diungkap ke publik.

Julius menyebut setelah peringatan tersebut muncul berbagai bentuk intimidasi terhadap sejumlah aktivis yang masuk daftar target.

Baca Juga Jampi Sumut Kecam Lambatnya Penuntasan Kasus Pencurian Kijang Innova

Dia menyebut adanya teror melalui telepon dan WhatsApp, penguntitan hingga rumah, serta pemantauan terhadap kantor organisasi.

Selain itu, beberapa aktivis juga disebut pernah dicegat di jalan dan didatangi orang tidak dikenal yang mengajukan pertanyaan mencurigakan.

“Setelah itu diteror lewat WA atau telepon, dikuntit sampai rumah, kantor dimonitor ketat, dicegat di tengah jalan,” tulis Julius.

Menurut Julius Ibrani, rangkaian intimidasi tersebut akhirnya berujung pada serangan penyiraman air keras terhadap Andrie Yunus.

Sementara itu, kepolisian kini tengah melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelaku dan motif di balik serangan tersebut.

Serangan terhadap Andrie Yunus juga mendapat kecaman dari berbagai pihak karena dinilai sebagai ancaman serius terhadap demokrasi.


Redaksi : M.Nuh

Sumber: Suara.com

PakarPBN

A Private Blog Network (PBN) is a collection of websites that are controlled by a single individual or organization and used primarily to build backlinks to a “money site” in order to influence its ranking in search engines such as Google. The core idea behind a PBN is based on the importance of backlinks in Google’s ranking algorithm. Since Google views backlinks as signals of authority and trust, some website owners attempt to artificially create these signals through a controlled network of sites.

In a typical PBN setup, the owner acquires expired or aged domains that already have existing authority, backlinks, and history. These domains are rebuilt with new content and hosted separately, often using different IP addresses, hosting providers, themes, and ownership details to make them appear unrelated. Within the content published on these sites, links are strategically placed that point to the main website the owner wants to rank higher. By doing this, the owner attempts to pass link equity (also known as “link juice”) from the PBN sites to the target website.

The purpose of a PBN is to give the impression that the target website is naturally earning links from multiple independent sources. If done effectively, this can temporarily improve keyword rankings, increase organic visibility, and drive more traffic from search results.

Jasa Backlink

Download Anime Batch

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *