HPN 2026 SMSI Susuri Jejak MULTATULI di Lebak, Perkuat Nilai Kemanusiaan dalam Jurnalisme



13 Februari 2026 20:49
.
3 menit membaca

AXIALNEWS.id | Peserta Hari Pers Nasional (HPN) 2026 Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) melanjutkan rangkaian kegiatan menyusuri jejak sejarah Eduard Douwes Dekker, atau lebih dikenal dengan nama Pena Multatuli melalui kunjungan edukatif ke Museum Multatuli, Kabupaten Lebak, Banten, Jumat (6/2/2026).

Ratusan Insan pers dari SMSI dan lainnya, datang ke Museum Multatuli dipimpin Sekretaris Jenderal SMSI, Makali Kumar didampingi dewan Penasehat SMSI Pusat, Moh Nasir, dan Ketua SMSI Provinsi Banten Lesman Bangun. Mereka disambut Pemerintah Kabupaten Lebak melalui Diskominfo, Sehabudin.

Makali Kumar menyatakan, kegiatan ini menjadi bagian dari agenda literasi sejarah dalam HPN 2026 SMSI bertujuan memperkaya wawasan insan pers terhadap nilai-nilai kemanusiaan, keadilan sosial, serta keberpihakan pada kebenaran—prinsip selaras dengan praktik jurnalistik profesional saat ini.

“Di Lebak ini, sarat dengan nilai sejarah dan perjuangan lewat pena yang dilakukan Multatuli yang anti monopoli, kapatilisasi dan penindasan lewat buku autobiografi sastranya,” ujar Makali.

Baca Juga Panitia SMSI Tinjau Lokasi HPN 2026 di Universitas Syech Nawawi Banten

Disebutkan Makali, Multatuli adalah sebutan untuk Eduard Douwes Dekker yang asli belanda, dan sempat bertugas sekitar tiga bulan sebagai Asisten Residen Banten tahun 1856 di Lebak.

Dia mengundurkan diri, karena tidak terima atas penindasan dan penjajahan bangsanya (Belanda) di Indonesia. Dia kemudian menulis buku tahun 1860 dengan judul Max Havelaar di Belgia, dan menggegerkan dunia.

“Multatuli yang bukan orang Indonesia, saat itu berani menyuarakan anti monopoli, penindasan dan ketidakadilan. Meka di HPN 2026 ini, semangat Multatuli itu patut trus kita kobarkan demi pers sehat, ekonomi berdaulat, bangsa kuat, sesuai tema HPN,” ujarnya.

Sebelum memasuki museum, rombongan peserta terlebih dahulu menerima pemaparan mengenai sejarah, visi, dan perjalanan SMSI sebagai organisasi media siber nasional.

Baca Juga KI Sumut Usulkan Pembentukan Layanan Informasi untuk SD & SMP di Binjai

Selanjutnya, para peserta disambut secara resmi oleh Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian Kabupaten Lebak.
Memasuki area museum, peserta menelusuri setiap ruang pamer yang menyajikan dokumentasi sejarah kolonial, arsip, ilustrasi, hingga diorama sosial-politik pada masa penjajahan.

Kunjungan dipandu Kepala Subbagian Tata Usaha Museum Multatuli, Lia Havila. Ia memberikan penjelasan rinci mengenai perjalanan hidup serta gagasan kritis Multatuli.

Menurut Lia, Multatuli dikenal luas melalui karya monumentalnya, Max Havelaar, yang membongkar praktik ketidakadilan dan penindasan sistem tanam paksa di Hindia Belanda.

Buku tersebut membuka mata dunia internasional terhadap penderitaan rakyat pribumi sekaligus menjadi simbol perlawanan moral terhadap kekuasaan yang sewenang-wenang.

Baca Juga Ribuan Driver Ojol Iringi Pemakaman Almarhum Affan Kurniawan

“Nilai-nilai yang diperjuangkan Multatuli sangat relevan dengan semangat pers, yakni menyuarakan kebenaran, membela kemanusiaan, dan mengkritisi ketidakadilan,” ujar Lia saat memandu peserta.

Setiap artefak yang dipamerkan—mulai dari dokumen sejarah, catatan administrasi kolonial, hingga ilustrasi kehidupan masyarakat—menjadi bagian dari narasi panjang perjuangan melawan penindasan.

Peserta tampak antusias menyimak penjelasan sekaligus merefleksikan peran pers sebagai kontrol sosial. Kunjungan ini menjadi salah satu agenda penting dalam rangkaian HPN 2026 SMSI.

Selain memperkaya perspektif sejarah, kegiatan tersebut diharapkan mampu meneguhkan komitmen insan pers untuk menjalankan tugas secara kritis, berimbang, dan bertanggung jawab demi kepentingan publik.

Editor: Ryan


News
Berita Teknologi
Berita Olahraga
Sports news
sports
Motivation
football prediction
technology
Berita Technologi
Berita Terkini
Tempat Wisata
News Flash
Football
Gaming
Game News
Gamers
Jasa Artikel
Jasa Backlink
Agen234
Agen234
Agen234
Resep
Cek Ongkir Cargo
Download Film

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *